Bicara
mengenai ular bisa menjadi suatu pembahasan yang panjang. Banyak sekali
mitos mengenai binatang yang satu ini. Ular dikategorikan sebagai
binatang tertua di muka bumi ini. Misalnya Legenda Naga sangat familiar
kita kenal. Ada
satu hal yang menarik perhatian saya, Konon kawanan ular mampu membalas
dendam rekannya yang kita bunuh karena faktor matanya. Fenomena apakah
ini?
Hal
inilah yang menjadi mitos dikalangan masyarakat (terutama orang tua
dulu) bila terpaksa membunuh ular setelahnya terbunuh jangan lupa untuk
menghancurkan kepalanya.
Fenomena Keistemewaan Mata Ular ini ternyata bukan isapan jempol semata. Ada fakta yang membenarkan hal ini. Ini jelas sungguh menarik mengingat ular pada dasarnya buta.
Umumnya jenis
ular tidak dapat melihat dengan baik dan jelas objek didepannya,
terkecuali untuk beberapa spesies yang telah menyesuaikan diri dengan
waktu berburu di siang hari. Ular umumnya dapat melihat bentuk, tetapi
tidak detail. Itulah kenapa dikatakan ular pada dasarnya buta.
Salah satu jenis ular yang mampu melihat dengan baik adalah ular yang disebut Pit Viper. Pit Viper dapat melihat dengan baik di malam hari dengan menggunakan beberapa trik yang mengagumkan.
Lubang-lubang
di setiap sisi kepala mereka dapat merasakan panas (sinar inframerah)
seperti teropong malam hari. Lubang ini, membuat ular bisa menggambarkan
mangsanya di otak..
Fenomena
menariknya misalnya, indera ular Kobra yang cukup tajam untuk dapat
mengincar mata ketika mengeluarkan ludah beracun. Ular tahu bahwa racun
akan membuat buta mata manusia atau musuh lainnya..
Inilah yang menjadi rahasia Fenomena Keistimewaan Mata Ular,
karena mata ular bisa menyimpan memori yang sangat kuat untuk
berinteraksi dengan sesama ular lain meskipun ular itu sudah mati..
Jadi
bila ada ular lain yang melihat mata ular lainnya yang sudah mati, akan
tahu apa yang telah terjadi sebelumnya dan bisa tau siapa pelakunya.
Bahkan kemungkinan ular itu bisa melakukan pembalasan serupa terhadap pelakunya meski itu manusia sekalipun. Ada
suatu penelitian mengatakan (maaf sumbernya lupa), Dijelaskan bahwa
mata ular yang sedang dalam proses kematian (sekarat) dapat berfungsi
seperti kamera polaroid.
Gambar kejadian terakhir yang dilihat oleh ular tersebut tersimpan di
retina mata. Ular lain yang sejenis dapat melihat gambar tersebut
sehingga tahu penyebab kematian temannya. Tapi di sumber tersebut
dikatakan bahwa hanya ular jenis tertentu saja yang memiliki mata
polaroid tersebut. Terimakasih dan salam eksperimen.






